SUSTAINABLE DEVELOPMENT INDONESIA

Sustainable development is defined as “development that meets the current need without reducing the capability of the next generation top meet their need (UNCED, 1992). To ensure that a development process is sustainable, we need to integrate economic development, social development and ecological conservation in a balanced and stable equilibrium. Thus sustainable development refers to continuous and balanced efforts that are neither directed towards an extremism of economic exploitation, nor toward social and or ecological extremism.

"Development never puts our planet at risk of self-destruction, our greed does"


December 12, 2017

ARTI PANAMA PAPERS BAGI INDONESIA

Dradjad H. Wibowo
Chairman, 
Sustainable Development Indonesia (SDI)

Dalam beberapa forum diskusi, saya sampaikan, saya sangat yakin Panama Papers ini adalah hasil intelijen Amerika Serikat (AS). Panama itu di bawah perlindungan AS. Saya sendiri pernah ke sana untuk konferensi dan sidang. Banyak hal penting yang terjadi di Panama harus dengan "persetujuan" AS. CIA punya aset yang sangat kuat dan efektif untuk melakukan operasi intelijen terhadap siapapun di Panama.

Target utama Panama Papers adalah Presiden Putin.  Akhir-akhir ini Putin sangat mengganggu dominansi politik dan militer global AS. Aneksasi Crimea, perang Donbass (Ukraina Timur) dan suksesnya operasi militer Rusia di Suriah menjadi kemenangan Putin atas Barat.  Panama Papers adalah bagian dari serangan untuk melemahkan Putin dan rejimnya.  Itu sebabnya, media-media Barat langsung menggelar edisi khusus tentang shell companies milik nama-nama Rusia.  China lebih menjadi target sekunder.  Negara-negara lain hanya pelengkap, agar isu ini bergulir terus di banyak negara.

Read more...

 

BERI KAMI BERITA BAIK

Beberapa minggu lalu saya dan seorang kolega makan siang di salah satu hotel dekat Marina Bay Financial Centre (MBCF), Singapura. Kolega saya itu CEO dari sebuah grup besar di Singapura. Dia tidak habis pikir, mengapa Indonesia menyia-nyiakan momentum pasca Pilpres 2014 sehingga sekarang ekonominya melambat cukup parah dibandingkan negara-negara Asia lainnya. Apakah pemerintah benar-benar tidak dapat mengantisipasi dinamika keuangan global dan mengambil langkah yang tepat? Kata dia, "So far what we heard from Indonesia are all bad news, pak. We're in dire need of good news, so please give us one".

Good news. Berita baik. Itulah yang langka dari Indonesia saat ini. Padahal, berita baik berperan krusial dalam membentuk ekspektasi dan kepercayaan (confidence). CEO tersebut tidak sendiri. Hampir semua eksekutif keuangan dan non-keuangan yang menjadi kolega saya berpendapat senada. Kepercayaan mereka merosot, dan mereka perlu berita baik.

Read more...

 

KEAKRABAN JOKOWI - XI JINPING

SELAMA Konferensi Asia Afrika (KAA) terlihat sekali keakraban antara Presiden Jokowi dengan Presiden Xi Jinping dari China. Bahkan tertangkap kesan, Perdana Menteri Shinzo Abe dari Jepang seperti tersisihkan. Karena saat ini hubungan Xi-Abe sangat dingin, keakraban Xi-Jokowi bisa berdampak geo-politik-ekonomi (GPE) yang serius.

Potensi manfaat politik ekonomi dari keakraban tersebut sangat besar bagi Indonesia. Karena itu, saya sangat mendukung langkah Presiden Jokowi di atas. Apalagi terdapat kabar bahwa dua bank China siap memberi pinjaman 50 miliar dolar AS bagi Indonesia.

Meski demikian, saya mempunyai beberapa catatan agar Indonesia tetap hati-hati dan seimbang dalam percaturan GPE global yang bergerak dinamis. Seperti kata pepatah, jangan sampai "beruk di rimba disusui, anak di pangkuan dilepaskan".

Read more...

 

Article List