SUSTAINABLE DEVELOPMENT INDONESIA

Sustainable development is defined as “development that meets the current need without reducing the capability of the next generation top meet their need (UNCED, 1992). To ensure that a development process is sustainable, we need to integrate economic development, social development and ecological conservation in a balanced and stable equilibrium. Thus sustainable development refers to continuous and balanced efforts that are neither directed towards an extremism of economic exploitation, nor toward social and or ecological extremism.

"Development never puts our planet at risk of self-destruction, our greed does"


December 12, 2017

BELAJAR DARI RUSH MONEY

Mohammad Adam - 24 November 2016 16:11 wib

Metrotvnews.com, Jakarta: Seruan menarik uang tunai dari bank alias rush money menyeruak liar di media sosial. Hasutan itu diembuskan pihak tidak bertanggung jawab guna mengancam pemerintah dari sisi ekonomi.

Isu rush money muncul di tengah bergulirnya proses hukum dugaan penistaan agama yang tengah mendera Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama. Gerakan mengambil uang besar-besaran itu diisukan terjadi 25 November, besok.

Kasak-kusuk rush money tidak hanya merugikan negara. Jika dibiarkan, sikap ini bisa merugikan nasabah perbankan. Lalu, seperti apakah dampak rush money bagi negara?

 

"Reshuffle" Jilid 2 Memperkuat Sistem Presidensial, tetapi...

Setelah rumornya timbul tenggelam selama beberapa bulan, reshuffle kabinet jilid 2 akhirnya terjadi juga.

Di permukaan, reshuffle ini banyak menimpa menteri bidang ekonomi.  Namun, sebagai mantan pimpinan parpol, saya melihat reshuffle ini justru lebih banyak mengandung sinyal dan gebrakan politik dari Presiden.

Ujungnya adalah penguatan sistem presidensial, di tengah realitas politik multi-partai yang kompleks. Yang lebih penting lagi, meskipun eksekutif (Presiden, Kepala Daerah) bukan pimpinan parpol, otoritas eksekutif tetap jauh lebih kuat daripada otoritas parpol.

Kedua hal tersebut sangat positif bagi demokrasi dan tata pemerintahan kita. Ada beberapa alasan yang mendasari analisis saya.

Pertama, Presiden akhirnya mengabaikan tekanan politik yang sangat kuat dari PDIP untuk menggusur Rini Soemarno. Bukan hanya itu. Menteri yang pernah berseberangan dengan Rini pun tergeser.

Read more...

 

BREXIT DAN DAMPAKNYA BAGI INDONESIA

Rakyat Inggris sudah mengambil keputusan. Perjudian David Cameron gagal, dan dia secara ksatria mundur per Oktober nanti. Referendum yang menjadi salah satu janji kampanye Cameron, membantunya memenangkan 330 dari 650 kursi Parlemen dalam Pemilu Mei 2015. Ini salah satu kemenangan terbesar Partai Konservatif. Tapi referendum juga yang mengakhiri kepemimpinan Cameron.

Saya tidak akan mengulas mengapa Inggris memilih Brexit. Meski demikian, saya bisa merasakan sentimen negatif rakyat kota-kota kecil dan pedesaan Inggris terhadap imigrasi. Sentimen ini ditambah persepsi bahwa Inggris terlalu banyak memberi kepada Uni Eropa, baik kedaulatan maupun uang. Sentimen ini saya rasakan mulai dari Yorkshire hingga Canterbury. Tidak aneh jika mereka memilih "biru" (keluar dari UE).

Tapi di kota besar dan beberapa kota pendidikan, yang dominan adalah sentimen sebagai "warga negara global". Karena itu, kota seperti London, Manchester, Liverpool, Cambridge, dan Oxford berwarna kuning (Tetap di EU). Leicester yang klub sepakbolanya dimiliki konglomerat Thailand dan menjadi juara Liga Primer, juga memilih kuning.

Read more...

 

Article List