SUSTAINABLE DEVELOPMENT INDONESIA

Sustainable development is defined as “development that meets the current need without reducing the capability of the next generation top meet their need (UNCED, 1992). To ensure that a development process is sustainable, we need to integrate economic development, social development and ecological conservation in a balanced and stable equilibrium. Thus sustainable development refers to continuous and balanced efforts that are neither directed towards an extremism of economic exploitation, nor toward social and or ecological extremism.

"Development never puts our planet at risk of self-destruction, our greed does"


June 19, 2018

"Statusisasi Konspirasi" Rasio dan Shortfall Pajak

Mungkin saya terkena virus Vicky. Namun masalah shortfall dan rasio pajak selama beberapa tahun terakhir, terutama tahun 2013, sama-sama sulit dimengertinya dengan bahasa Vicky. Sengaja saya pilih kata "status" dan "konspirasi" dengan harapan mewakili apa yang akan saya bahas berikut.

Katakanlah kinerja Hadi Purnomo (HP) sebagai Dirjen Pajak dijadikan benchmark, berapa kira-kira selisih penerimaan pajak 2006-2013? Tentu ada pihak yang menganggap hal ini sebagai pengandaian yang tidak relevan. Tapi jika kita obyektif, ada "benchmark" yg bisa dipakai.

Read more...

 

Pelayanan Bea Cukai Sangat Buruk

*Menambah inflasi

*Sumber ekonomi biaya tinggi

*Melemahkan daya saing

*Merusak dunia usaha

Sungguh ironis. Di satu sisi, pemerintah berjibaku menahan inflasi. BI bahkan "diharuskan" mati-matian menahan Rupiah di luar batas kemampuannya. Tujuannya agar nilai tukar tidak anjlok karena bisa mendorong imported inflation. Meski konsekwensinya, cadangan devisa anjlok di bawah ambang psikologis USD 100 milyar.

Read more...

 

Batalkan Pencaplokan TelkomVision oleh CT Corp

Di tengah kemelut isu BBM dan koalisi, pada pekan pertama Juni 2013 terjadi sebuah aksi korporasi yang bisa menjadi skandal politik dan ekonomi. Aksi korporasi ini melibatkan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan CT Corp.

TLKM (untuk mudahnya disebut Telkom) adalah BUMN terbesar ketiga di Indonesia, yang menurut Forbes memiliki aset USD 11.5 milyar dengan nilai pasar USD 21.4 milyar. Telkom berada pada nomer 685 dalam ranking perusahaan terbesar versi Forbes. Sementara itu CT Corp dimiliki oleh Chairul Tanjung, konglomerat nasional yang juga Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN). Chairul dikenal sangat dekat dengan Presiden SBY, bahkan lebih dekat dibandingkan sebagian besar menteri.

Read more...

 

Article List