SUSTAINABLE DEVELOPMENT INDONESIA

Sustainable development is defined as “development that meets the current need without reducing the capability of the next generation top meet their need (UNCED, 1992). To ensure that a development process is sustainable, we need to integrate economic development, social development and ecological conservation in a balanced and stable equilibrium. Thus sustainable development refers to continuous and balanced efforts that are neither directed towards an extremism of economic exploitation, nor toward social and or ecological extremism.

"Development never puts our planet at risk of self-destruction, our greed does"


October 17, 2018

BREXIT DAN DAMPAKNYA BAGI INDONESIA

Rakyat Inggris sudah mengambil keputusan. Perjudian David Cameron gagal, dan dia secara ksatria mundur per Oktober nanti. Referendum yang menjadi salah satu janji kampanye Cameron, membantunya memenangkan 330 dari 650 kursi Parlemen dalam Pemilu Mei 2015. Ini salah satu kemenangan terbesar Partai Konservatif. Tapi referendum juga yang mengakhiri kepemimpinan Cameron.

Saya tidak akan mengulas mengapa Inggris memilih Brexit. Meski demikian, saya bisa merasakan sentimen negatif rakyat kota-kota kecil dan pedesaan Inggris terhadap imigrasi. Sentimen ini ditambah persepsi bahwa Inggris terlalu banyak memberi kepada Uni Eropa, baik kedaulatan maupun uang. Sentimen ini saya rasakan mulai dari Yorkshire hingga Canterbury. Tidak aneh jika mereka memilih "biru" (keluar dari UE).

Tapi di kota besar dan beberapa kota pendidikan, yang dominan adalah sentimen sebagai "warga negara global". Karena itu, kota seperti London, Manchester, Liverpool, Cambridge, dan Oxford berwarna kuning (Tetap di EU). Leicester yang klub sepakbolanya dimiliki konglomerat Thailand dan menjadi juara Liga Primer, juga memilih kuning.

Read more...

 

ARTI PANAMA PAPERS BAGI INDONESIA

Dradjad H. Wibowo
Chairman, 
Sustainable Development Indonesia (SDI)

Dalam beberapa forum diskusi, saya sampaikan, saya sangat yakin Panama Papers ini adalah hasil intelijen Amerika Serikat (AS). Panama itu di bawah perlindungan AS. Saya sendiri pernah ke sana untuk konferensi dan sidang. Banyak hal penting yang terjadi di Panama harus dengan "persetujuan" AS. CIA punya aset yang sangat kuat dan efektif untuk melakukan operasi intelijen terhadap siapapun di Panama.

Target utama Panama Papers adalah Presiden Putin.  Akhir-akhir ini Putin sangat mengganggu dominansi politik dan militer global AS. Aneksasi Crimea, perang Donbass (Ukraina Timur) dan suksesnya operasi militer Rusia di Suriah menjadi kemenangan Putin atas Barat.  Panama Papers adalah bagian dari serangan untuk melemahkan Putin dan rejimnya.  Itu sebabnya, media-media Barat langsung menggelar edisi khusus tentang shell companies milik nama-nama Rusia.  China lebih menjadi target sekunder.  Negara-negara lain hanya pelengkap, agar isu ini bergulir terus di banyak negara.

Read more...

 

BERI KAMI BERITA BAIK

Beberapa minggu lalu saya dan seorang kolega makan siang di salah satu hotel dekat Marina Bay Financial Centre (MBCF), Singapura. Kolega saya itu CEO dari sebuah grup besar di Singapura. Dia tidak habis pikir, mengapa Indonesia menyia-nyiakan momentum pasca Pilpres 2014 sehingga sekarang ekonominya melambat cukup parah dibandingkan negara-negara Asia lainnya. Apakah pemerintah benar-benar tidak dapat mengantisipasi dinamika keuangan global dan mengambil langkah yang tepat? Kata dia, "So far what we heard from Indonesia are all bad news, pak. We're in dire need of good news, so please give us one".

Good news. Berita baik. Itulah yang langka dari Indonesia saat ini. Padahal, berita baik berperan krusial dalam membentuk ekspektasi dan kepercayaan (confidence). CEO tersebut tidak sendiri. Hampir semua eksekutif keuangan dan non-keuangan yang menjadi kolega saya berpendapat senada. Kepercayaan mereka merosot, dan mereka perlu berita baik.

Read more...

 

Article List